Saturday, 24 November 2007
Sunday, 18 November 2007
Teror Geng Motor
Semua cerita yang menjadi momok menakutkan ini memang berawal dari Bandung. Ibu kota Jabar ini bisa dibilang sebagai tempat subur untuk tumbuh berkembangnya keberadaan geng-geng motor yang sudah ada sejak lebih dari 30 tahun silam. Sebut saja empat geng motor terbesar yang lahir di Bandung, yaitu Moonraker, XTC, GBR, dan Brigez. Tak cuma di Bandung, geng ini memiliki ribuan anggota yang tersebar di Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Subang, Sumedang, hingga Sukabumi.
Niat awal berdirinya geng motor sebetulnya cukup mulia. Tujuannya tak lain menjalin persahabatan lewat minat yang sama, yakni gandrung pada sepeda motor. Lambat laun, senyampang makin besarnya jumlah anggota masing-masing kelompok, gesekan tak bisa dihindarkan. Di antara anggota antargeng kerap kali terjadi bentrokan fisik. Bahkan, warga biasa yang tak ada hubungan dengan geng motor pun kerap menjadi korban [baca: Teror Gangster Paris Van Java].
Bisa ditebak, keberadaan geng motor pun mulai membuat resah warga Kota Kembang dan kota-kota lainnya di Jabar. Jawaban terhadap perilaku geng motor yang tidak sehat itu pun datang dari pihak kepolisian. Bersama-sama dengan pihak sekolah, genderang perang mulai ditabuh sejak awal November silam. Penangkapan demi penangkapan pun dilakukan terhadap mereka yang selama ini menjadikan jalanan sebagai tempat menebar anarki [baca: Delapan Anggota Geng Motor Ditangkap].
Badai Sidr di Bangladesh tewaskan 2000 orang
Sejumlah lembaga internasional dan LSM lokal juga turun tangan membantu para korban. Namun, upaya evakuasi korban terkendala rusaknya infrastruktur, seperti jalan dan jembatan.
Biro Manajemen Bencana membenarkan, jumlah korban tewas sudah mencapai 2.000 orang. Jumlah ini masih akan terus bertambah karena pencarian korban di sejumlah wilayah masih berlangsung.
Pemerintah Banglades mengalokasikan dana US$ 5,2 juta untuk membangun kembali rumah warga yang hancur. Beberapa negara juga berjanji akan memberikan bantuan, di antaranya Uni Eropa senilai US$ 2,2 juta dan Pemerintah Jerman senilai US$ 731.345.(DOR)
Inovasi Piranti Lunak, Bekal Indonesia di Persaingan Global
Tony Chen dan Robert Cunnane (wsh/inet)
Jakarta - Microsoft, Senada, dan USAID (United States Agency for International Development) bekerjasama menggelar kompetisi inovasi dalam bidang aplikasi bisnis bagi penduduk Indonesia. Program bernama iMulai itu menjanjikan total hadiah senilai Rp 1 miliar bagi tiga pemenang.
Rinciannya, tersedia hadiah dana pengembangan hingga Rp 220 juta untuk masing-masing pemenang. Kemudian, hadiah berupa teknologi senilai Rp 145 juta yang mencakup perangkat keras dan piranti lunak premium untuk pengembangan software dari Microsoft.
Hadiah tersebut akan diberikan untuk tiga pemenang yang mampu memberikan ide inovasi terbaik. Meski awalnya adalah ide, pemenang harus bisa menyertakan business plan untuk mewujudkannya. Untuk menjadi peserta kompetisi ini bisa dilakukan dengan mendaftarkan diri di situs iMulai.com, kemudian peserta diberi akses untuk mengunduh dokumen proposal teknis dan rencana keuangan untuk dijadikan acuan business plan yang akan diajukan.
Tony Chen, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, berharap program ini mampu merangsang tumbuhnya inovasi piranti lunak lokal. Hal itu, paparnya, akan membantu naiknya peringkat Indonesia dalam hal kemampuan bersaing industri teknologi informasi.
Saat ini, papar Tony, Indonesia menduduki posisi ke 57 dari 64 negara dalam hal kemampuan bersaing industri teknologi informasi. Data itu merupakan hasil survei The Economist Intelligent Unit untuk tahun 2007.
Menurut Tony, salah satu cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan peringkat Indonesia adalah dengan memupuk inovasi di bidang piranti lunak. Hal itu yang ingin didorong Microsoft dan USAID melalui iMulai.
Tony juga memaparkan fakta yang diungkapkan kalangan akademisi bahwa 65 persen lulusan terbaik teknologi informasi di Indonesia memilih bekerja di luar negeri. Hal ini, ujarnya, menunjukkan masih kurangnya lapangan kerja di dalam negeri yang bisa menampung mereka.
"Ini juga berarti, lulusan Indonesia tidak memiliki kualitas yang rendah namun justru memiliki kualitas yang cukup baik sehingga dilirik oleh perusahaan di luar negeri," ia menambahkan.
Program iMulai ini diharapkan mampu menumbuhkan industri di dalam negeri, bukan hanya piranti lunak tapi juga industri lainnya. "Kami mengharapkan munculnya solusi inovasi dan aplikasi yang mampu menunjukkan keragaman budaya di Indonesia. Ini akan membuktikan bahwa Indonesia bisa bersaing dengan India, Singapura, dan negara-negara lainnya," tutur Robert Cunnane, Deputy Mission Director USAID untuk Indonesia.
Cunnane mengatakan para pemenang seharusnya bisa meniru jejak Microsoft menjadi perusahaan piranti lunak besar. "Microsoft pun dimulai dari perusahaan yang sangat kecil, tapi kini sudah mendunia," paparnya.
Farid Ma'aruf, Senior Industry Advisor Senada, mengatakan pemenang yang diharapkan adalah yang mampu memberi dampak pada industri. "Apakah itu bisnis yang sudah stabil, asalkan inovasinya mampu memberi efek domino pada industri, itu yang kami harapkan," ujar Farid.
Senada adalah organisasi yang didanai oleh USAID untuk menjalankan program meningkatkan daya saing industri di Indonesia. Nantinya, setiap peserta iMulai juga akan mendapatkan pelatihan dan workshop untuk meningkatkan daya saing mereka.
Saat ini, ujar Tony, Microsoft memiliki program merangkul pengembang piranti lunak lokal (Independent Software Vendor/ISV) yang bertajuk Bina ISV. Kurang lebih 30 produk mitra Bina ISV telah dipasarkan melalui kerjasama tersebut.
Nantinya, pemenang iMulai juga akan mendapatkan kesempatan memasarkan produknya melalui jalur yang telah dimiliki Microsoft. Selain itu, pihak Senada akan mengawasi pelaksanaan business plan yang telah diajukan.
Microsoft juga memiliki program bertajuk Innovate On bagi mitra ISV-nya. Portal Innovate On memberikan kemudahan bagi mitra ISV dalam bentuk panduan step by step yang sederhana yang bisa dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan piranti lunak.
Program lainnya adalah ISV Empower yang membantu mitra ISV memperkecil biaya pengembangan dan mempercepat produknya dipasarkan. Program ini merupakan Microsoft Partner Program untuk Registered Member dan tidak berlaku bagi Certified Partner dan Gold Partner.
Kemudian, ada program lain bertajuk Student to Business (S2B) yang berfungsi layaknya jembatan antara pihak bisnis dengan pelajar atau mahasiswa. Selain itu ada Imagine Cup, yang diadakan setiap tahun, sebagai kompetisi piranti lunak antar mahasiswa sedunia.
Tony mengatakan sejauh ini partisipasi Indonesia dalam Imagine Cup masih terbilang kecil dengan kisaran peserta pada 500-an orang. Ia berharap nantinya peserta dari Indonesia bisa mencapai 5.000-an orang. Meskipun diakuinya angka itu masih kecil dibandingkan negara lain seperti Brazil yang tahun 2007 mengirimkan 35.000-an peserta Imagine Cup.
Program inovasi lainnya dari Microsoft adalah Microsoft Innovation Center (MIC). Program ini berupa pusat teknologi Microsoft yang digelar di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dan Universitas Gajah Mada Yogyakarta. ( wsh / wsh )
Sumatera Dipatok Menjadi Pulau Digital
Taufik Wijaya - detikinet
Palembang -
PT Telkom Divisi Regional (Divre) I Sumatera mematok target dapat menjaring 45 ribu pelanggan baru Speedy dan membangun 1.000 hotspot selama tahun 2007. Program ini sekaligus bagian dari impian PT Telkom untuk mewujudkan Sumatera sebagai Pulau Digital pertama di Indonesia.
Deputi Eksekutif General Manager (DEGM) Divre I Sumatera Syamsul Bahri mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah menjaring sekitar 32.000 pelanggan Speedy di seluruh Sumatera. Angka ini diperkirakan semakin melesat apabila secara teknis PT Telkom meningkatkan kecepatan akses Speedy dan meningkatkan kualitas untuk mengantisipasi kompetisi di bidang pelayanan jasa internet ini.
Menurut Syamsul, pihaknya membagi pengelolaan hotspot menjadi tiga bagian. Mulai dari yang menggunakan kartu prabayar atau voucher, untuk komunitas tertentu atau bahkan ada yang membebaskannya. "Skema mana yang akan dipilih itu tentu saja melalui pertimbangan yang matang baik dari pengelola maupun Telkom. Namun PT Telkom secara prinsip dapat melayani seluruh permintaan yang diinginkan pengelola," katanya, saat peluncuran hotspot ke 50 Kandatel Sumbagsel di Cafe Tomken's mall Palembang Square, Palembang.
Sementara untuk penggunaan jasa Speedy, dikategorikan dalam empat bagian. Masing-masing paket 50 jam dengan biaya sebesar Rp 200 ribu, paket personal Rp 200 ribu, paket unlimited Rp 750 ribu dan paket warnet dengan biaya langganan Rp 1,75 juta.
Khusus wilayah Sumatera Bagian Selatan menurut General Manager Kandatel Sumbagsel, Muchlis, sampai saat ini sudah terdapat lebih dari 21.000 user Telkomnet-instan yang aktif setiap bulan. Ditambah dengan sekitar 5.000 user PDN dari Flexi serta lebih dari 6.000 pelanggan Speedy yang ada yang tercatat sebagai pengguna akses internet.
Tempat-tempat yang telah dan akan dipasang hotspot, kata Muchlis, juga sangat beragam. Mulai dari lingkungan pendidikan, pusat perbelanjaan, hotel, restoran serta tempat-tempat umum dan keramaian. Selain itu, PT Telkom juga telah bekerjasama dengan Depdiknas untuk mendidik satu juta siswa dan guru agar 'melek' internet.
Disambut Baik
Impian Telkom untuk mewujudkan Sumatera sebagai Pulau Digital pertama di Indonesia mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan.
Menurut Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen J. Suryo Prabowo, Telkom menjadi perusahaan yang berpikir dan berkarya demi kemajuan dan kepentingan bangsa yang lebih besar.
Sementara, anggota Komisi I DPR-RI Deddy Djamaluddin Malik, mengatakan Telkom dan perusahaan telekomunikasi yang ada di Indonesia sama-sama mencari keuntungan, "tetapi Telkom menunjukkan tanggungjawabnya dengan membuka akses komunikasi dan informasi terutama di daerah-daerah terpencil."
Executive General Manager Telkom Divisi I Sumatra Muhammad Awaluddin, menjelaskan, layanan Speedy di Sumatera telah tersebar di 35 kota. "Jumlah ini tumbuh signifikan seiring program penetrasi pasar dan edukasi yang dilakukan Telkom. Hingga akhir 2007, Telkom sudah akan menggelar layanan Speedy di 136 lokasi," katanya.
Untuk meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, disebutkan Awaluddin, pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi sebagai infrastruktur dasar di daerah harus dipercepat guna memenuhi kebutuhan akan layanan komunikasi yang berkualitas.
"Dengan kehadiran Speedy, diharapkan kesulitan akses informasi yang dirasakan masyarakat di Sumatera dapat teratasi. Sekaligus dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi kawasan ini," katanya.
Friday, 16 November 2007
Sketsa Picaso Senilai 650 US Dollar Dicuri
Sketsa yang berada di sebuah rumah di kawasan elit itu diambil oleh pencuri yang membawa kopor logam untuk membawanya. Tidak disebutkan bagaimana deskripsi dan judul dari karya yang dicuri tersebut.
Turut raib bersama sketsa Picasso, uang senilai 90 ribu dolar AS dan satu koleksi jam mewah, demikian laporan kantor berita pemerintah Notimex.
Picasso, salah satu tokoh populer di bidang seni pada abad 20, adalah pemuka aliran Kubisme. (ANTARA/wsn)
Makam Kuno Ditemukan Di Suriah
Harian Al-Thawra melaporkan, Kamis (15/11), pemakaman berbentuk salib itu ditemukan di kawasan Nasiriya Provinsi Hasaka, sekitar 700 kilometer timur laut Damaskus. Di antara temuan itu terdapat uang koin, pecahan tembikar dan gelang dari era Aramik. Khaled al-Ahmed, salah satu arkeolog yang terlibat dalam penemuan itu, mengatakan bahwa saat ini tim sedang melakukan studi tentang situs itu.
Di kawasan lain di Suriah, Selasa (13/11), sebuah pemakaman yang lebih tua ditemukan di Palmyra, salah satu kawasan yang diketahui penuh dengan artefak-artefak kuno. Pemakaman ini diduga berasal dari abad 2 Masehi.
Di kawasan itu pula dilaporkan penemuan sebuah potongan relief yang terbuat dari batu kapur. Relief itu menggambarkan dua pria berdiri di samping seekor unta yang dituntun seorang bocah. Menurut Khalil Hariri, Ketua Ekspedisi Arkeologi Nasional Suriah, benda itu juga berasal dari abad ke-2 Masehi.(AP/SAS)
Thursday, 15 November 2007
Robot Polisi Jadi Andalan
Polisi Rusia (AFP)
Moscow - Tidak seperti kebanyakan polisi, polisi yang satu ini tidak bisa menerima suap dan selalu bersikap sopan. Adalah R. BOT 001, polisi robot pertama Rusia yang saat ini sedang berpatroli di jalan-jalan di kota Perm, Rusia.
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Sabtu (30/6/2007), prototipe robot ini dibuat di Institut Moscow dan sampai sejauh ini diklaim sebagai satu-satunya di Rusia. Demikian dilaporkan harian Rossiiskaya Gazeta.
Ditilik dari bentuk, robot tidak sama seperti 'sepupunya' yang memiliki dua kaki dan tangan di film Hollywood Robocop. R. BOT 001 mempunyai bentuk seperti bom atau telur. Dengan bobot 250 kilogram, tinggi 180 centimeter (cm) serta bentuk yang dirancang secara khusus, mustahil bagi robot ini untuk beruat kasar seperti menganiaya seseorang.
Lebih lanjut, R. BOT 001 dilengkapi dengan lima kamera, sebuah tombol pertolongan untuk mereka yang lalu lalang, dan kemampuan untuk mengeluarkan perintah sederhana, seperti meminta seseorang yang meminum minuman keras di jalanan agar tidak minum di tempat umum.
Robot polisi ini juga tidak bisa marah. "Polisi berencana memberi robot itu pangkat. Dia lagi dilatih sekarang, dan dia nantinya akan menjadi seorang calon perwira," kata Rossisskaya Gazeta. ( dwn / dwn )
Mau Jadi Hacker?
Bagaimana cara menjadi hacker? Demikian pertanyaan yang kerap diajukan kepada saya. Pertanyaan ini memang singkat, tapi jawabannya bisa sangat panjang. Berikut ini jawaban singkat saya. Pertama-tama, untuk menjadi pakar di sebuah bidang dibutuhkan waktu. Tidak bisa menjadi hacker dalam satu atau dua minggu saja. Kalau menjadi script kiddies (yang hanya bisa menjalankan program) sih bisa saja. Tapi, biasanya ini menjadi bahan tertawaan. Sama halnya untuk menjadi seorang pemain sepak bola yang jagoan, atau menjadi musisi yang andal, dibutuhkan waktu untuk berlatih tahunan. Seperi halnya seorang ibu yang hamil, dibutuhkan waktu sekitar 9 bulan sebelum anaknya lahir. Bayi tidak bisa dipaksakan untuk lahir dalam waktu 1 bulan tanpa menimbulkan masalah. Untuk itu, dibutuhkan kesabaran untuk belajar, banyak membaca, berlatih, dan praktik. Jangan terburu-buru. Sabar.
Yang kedua, perlu diperhatikan masalah integritas. Menjadi hacker bukanlah menjadi orang yang senang merugikan dan merusak milik orang lain. Yang itu namanya cracker. Rugi dan percuma untuk menjadi cracker. Jika kita nakal dan merusak, maka orang lain tidak akan memberikan kesempatan kepada kita untuk belajar, apalagi untuk bekerja. (Apakah Anda akan mempercayai maling untuk belajar di rumah Anda? Apalagi untuk bekerja?) Jadilah orang yang jujur dan memiliki etos kerja yang tinggi. Khususnya di bidang keamanan (security), integritas ini biasanya lebih diutamakan ketimbang kemampuan (skill).